Sejarah

SEJARAH PENDIRIAN
SEKOLAH TINGGI ILMU HUKUM (STIH) NIAS SELATAN

Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Nias Selatan adalah kelanjutan dari gagasan dan/atau ide cemerlang dari Bapak Bamböwö Laiya, M.A dan Ibu Dr. Sitasi Zagötö, M.A selaku pendiri Sekolah Tinggi  Keguruan dan Ilmu Pendidikan  (STKIP) Nias Selatan dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nias Selatan yang telah ada sebelumnya, sebagai jawaban pengentasan kemiskinan masyarakat Nias pada umumnya dan Nias Selatan pada khususnya, karena pada akhirnya pendidikan adalah menjadi anak kunci utama dalam memutus mata rantai kebodohan dan kemiskinan.

Bahwa atas niatan tulus dimaksud, bapak Bamböwö Laiya, M.A dan Ibu Dr. Sitasi Zagötö, M.A mendirikan Yayasan Pendidikan Nias Selatan yang menaungi (1) STKIP Nias Selatan (2) STIE Nias Selatan dan (3) STIH Nias Selatan diyakini sebagai langkah strategi untuk meningkatkan sumber daya manusia masyarakat Nias pada umumnya dan Nias Selatan pada khususnya sehingga mampu dan dapat bersaing pada level yang lebih tinggi dan yang lebih kompetitif untuk masa datang.

Bahwa dengan dan atas perjuangan yang cukup panjang dan melelahkan akhirnya STIH Nias Selatan dapat berdiri melalui Surat Keputusan Kemendikbud Nomor : 551/E/O/2013 tentang Izin Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Nias Selatan, tanggal 06 November 2013.

Bahwa sejak STIH Nias Selatan memulai kegiatan akademiknya (Tahun Akademik 2014 – 2015 s/d Tahun Akademik 2018 – 2019) keadaan mahasiswa sebagai berikut :

No. Tahun Akademik Calon Mahasiswa yang ikut seleksi Calon Mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi Keterangan
1. 2014 – 2015 130 orang 110 orang
2. 2015 – 2016 70 orang 67 orang
3. 2016 – 2017 225 orang 213 orang
4. 2017 – 2018 221 orang 131 orang
5. 2018 – 2019 231 orang 175 orang
Jumlah  1.133 orang 696 orang

 

Saat ini, STIH Nias Selatan telah berhasil menamatkan dan mewisuda 46 orang Sarjana Hukum, yaitu pada bulan Mei 2018 sebanyak 19 orang Sarjana Hukum, pada bulan November 2018, sebanyak 14 orang Sarjana Hukum dan pada bulan Mei 2019, 13 orang Sarjana Hukum.